Tahun 2017 Capaian IB 99,36%, Kementan Lanjutkan Upsus Siwab Tahun 2018

 

 

Kinerja Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) Tahun 2017 secara nasional dapat dikatakan berhasil, yang tercermin dari terlaksananya Inseminasi Buatan (IB) pada 3.974.401 atau 99,36% dari target 4.000.000 akseptor. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita saat acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian pada tanggal 15 januari 2018 di Hotel Bidakara Jakarta.

Rakernas dengan tema “Mengangkat Kesejahteraan Petani” dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian dan dihadiri oleh 1.700 peserta meliputi Kepala Dinas lingkup Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota sentra produksi pangan, Aster Kasad TNI, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam), Komandan Resort Militer (Korem), Komandan Distrik Militer (Kodim), pejabat Eselon 1, 2 dan 3 Kementerian Pertanian dan undangan lain. Narasumber: Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kemendesa PDTT), Dirjen Sumberdaya Air (KemenPUPR), Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (Kemendag), Dirjen Penanganan Fakir Miskin (Kemensos), Wakil Ketua KPK, Ketua Satgas Pangan.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen PKH I Ketut Diarmita mengucapkan terimakasih kepada Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota yang menangani fungsi peternakan dan kesehatan hewan di seluruh Indonesia, terutama bagi daerah yang capaiannya terbaik.

I Ketut mengatakan, capaian ini berarti input pelayanan IB sudah terealisasi sesuai dengan target yang sudah dtetapkan, meskipun tingkat kebuntingan baru mencapai 1.893.022 ekor atau 63,10% dari target 3.000.000 ekor dan tingkat kelahiran mencapai 911.031 ekor. Untuk mengetahui angka pasti kebuntingan baru dapat dipastikan pencapaiannya sampai dengan 3 bulan ke depan, sehingga perlu kerja keras bersama untuk mewujudkan kinerja pembangunan UPSUS SIWAB Tahun 2017 pada 3 bulan ke depan.

“Pengawalan dari petugas di lapangan sangat diperlukan untuk memastikan sapi-sapi yang telah terlayani IB pada tahun 2017 terpotret bunting dan lahir dengan baik pada tahun 2018,” kata I Ketut Diatmita.

Dalam rakernas ini Dirjen PKH juga menyampaikan catatan penting kegiatan Ditjen PKH Tahun 2018 diantaranya: 1) Melanjutkan pembangunan PKH sesuai Renstra 2015-1019 yang difokuskan pada UPSUS SIWAB dengan target 3 juta akseptor; 2). Penambahan populasi ternak, baik melalui indukan impor maupun lokal; 3). Pemberdayaan peternak untuk pengentasan kemiskinan dengan fasilitasi bantuan ternak ayam, itik, kambing/domba dan kelinci.

Kegiatan pendukung untuk mencapai keberhasilan Upsus Siwab tahun 2018, yaitu: 1). Terlayaninya perkawinan sapi/kerbau betina sebanyak 3 juta ekor akseptor; 2). kebuntingan sapi/kerbau 2,3 juta ekor; 3). Bertambahnya areal tanam HPT seluas 338,5 hektar; 4). Terbangunnya padang penggembalaan seluas 200 hektar; 5). Terpeliharanya padang penggembalaan seluas 600 hektar; 6). Penurunan pemotongan betina produktif di RPH; 7). Tertanggulanginya kasus gangguan reproduksi sebanyak 200 ribu ekor.

“Saya meminta dan mengingatkan kepada kita semua, marilah kita tingkatkan koordinasi di berbagai level pelaksana kewenangan pembangunan, dengan koordinasi yang baik, simpul-simpul permasalahan pembangunan peternakan dan keswan akan terurai dengan cepat, tepat dan solusi yang baik”, himbau I Ketut Diarmita.

sumber : http://ditjenpkh.pertanian.go.id

Categories:

Kontak Kami

Jalan Tanjung Pura Karang Malang Indramayu

eMail : disnakkeswan.imy@gmail.com

Tlp : 0234 – 7121830

alsancak escort
izmir escort